TUNDUK DITINDAS ATAU BANGKIT MELAWAN SEBAB DIAM ADALAH PENGKHIANATAN
Photobucket   Photobucket   Photobucket

18 Februari 2011

PENDIDIKAN OH PENDIDIKAN

Kalau kita lihat bersama, persoalan pendidikan dan budaya, krisis masyarakat Indonesia dewasa ini juga di sebabkan oleh krisis pendidikan. Transformasi budaya sejak rezim orde baru ternyata telah mengorbankan kemerdekaan dan hak-hak asasi manusia serta nilai-nilai yang tak menguntungkan rakyat banyak. Terjadi marginalisasi nilai-nilai manusia. Karena kepentingan manusia dipinggirkan untuk kepentingan pertumbuhan nasional dan ekonomi yang hanya menguntungkan sekelompok orang.
Pendidikan tidak di arahkan untuk melahirkan manusia yang berbudaya, mempunyai identitas atau jati diri. Konsep yang diberikan dalam dunia pendidikan di Indonesia telah menjadikan kebebasan individu dipasung dan tujuan dari pendidikan menjadikan sangat intelektualistis, aspek-aspek pembentukan kepribadian yang meliputi aspek konatif, afektif dan motorik telah ditabukan.
Pendidikan telah dimanipulasi untuk tujuan-tujuan intelektualisme yang sempit dan mematikan inisiatif serta kemandirian berfikir. Selain itu, kebijakan dasar pendidikan di Indonesia tampaknya belum jelas, sehingga setiap terjadi pergantian menteri atau pejabat negara, merupakan hal yang biasa apabila terjadi perubahan kurikulum dan system manajemen pendidikan yang baru
Walau demikian kalau kita berbicara mengenai pendidikan di Indonesia, tentunya telah banyak dilakukan pembaruan-pembaruan, yang dari pembaruan-pembaruan tersebut berakhir pada sebuah konsep tujuan agar produk pendidikan di Indonesia tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan tetap mampu mencetak generasi yang utuh, sebuah generasi yang humanis, liberasi dan transedensi. Namun sampai saat ini pendidikan nasional terperangkap dalam sistem kehidupan yang operatif sehingga telah terkungkung dalam paradigma-paradigma yang tunduk pada kekuasaan otoriter, kapitalisme dan tidak mencerdaskan secara fitrah peserta didik dalam mencari jati diri. Lembaga pendidikan di Indonesia tak ubahnya sebagai ruang laboratorium yang dapat digunakan sebagai media eksperimen dari para pemegang kekuasaan.
Masalah pendidikan adalah masalah bangsa sesuai yang tertuang dalam UUD 45 . namun sejalan dengan adanya otonomi daerah, pemerintah daerah berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas pendidikannya di daerah masing-masing, berbagai program ditawarkan seperti penggratisan pendidikan., kemudian dikeluarkanya Perda tentang pendidikan. Ini bukti nyata bahwa pendidikan juga di jadikan alat politik untuk mencari masa dalam mempertahankan status quonya.
Selain itu dalam tataran praksis, pelaksanaan pendidikan di Indonesia adalah pendidikan status quo, yaitu pendidikan yang hanya berorientasi pada selembar ijazah. Karena dalam benak sebagian besar masyarakat telah tertanam bahwa dengan selembar ijazah akan menaikan status sosial yang lebih tinggi. Sehingga proses pencapaian ijazahpun dilakuakn dengan cara-cara yang ilegal. Peserta didik bersedia membeli angka untuk mengisi transklip nilai supaya cumeloud.
Bagaimana dengan pendidikan Islam di Indonesia ? Kondisi pendidikan Islam di Indonesia, menghadapi permasalahan yang tidak jauh berbeda. Secara khusus pendidikan Islam menghadapi berbagai persoalan dan kesenjangan dalam berbagai aspek yang lebih kompleks, yaitu berupa persoalan dikotomi pendidikan, kurikulum, tujuan, sumber daya, serta manajemen pendidikan Islam. Usaha pembaruan dan peningkatan pendidikan Islam belum dilakukan secara mendasar, sering bersifat sepotong-sepotong atau tidak komprehensif dan menyeluruh, serta sebagian sistem dan lembaga pendidikan Islam belum dikelola dengan professional, sehingga pendidikan Islam dewasa ini terlihat orientasinya yang semakin kurang jelas. Maka dari hal tersebut sistem pendidikan Islam haruslah senantiasa mengorientasi diri untuk menjawab kebutuhan dan tantangan yang muncul dalam masyarakat Indonesia sebagai konsekuensi logis dari perubahan.
Terus bagaimana dengan pendidikan yang kita dapat selama ini ? apakah kita sudah merasa puas, lantas bangga dengan sertifikasi yang kita dapat dengan berbagai fasilitas yang memudahkan untuk mendapatkan legalitas tersebut ?

LAGU DARAH JUANG


Disini Negeri Kami
Tempat Padi Terhampar
Samuderanya Kaya-Raya
Negeri Kami Subur Tuhan

Di Negeri Permai Ini
Berjuta Rakyat Bersimbah Duka
Anak Kecil Tak Sekolah
Pemuda Desa Tak Kerja

Mereka Dirampas Haknya
Tergusur Dan Lapar
Bunda Relakan Darah Juang Kami
Pada Mu Kami Mengabdi 2x

Mereka Dirampas Haknya
Tergusur Dan Lapar
Bunda Relakan Darah Juang Kami
Padamu Kami Berbakti2x
kutippan lagu diatas mungkin tak asing lagi terdengar di telinga kita, apa lagi para pemuda yang tergabung dalam dunia pergerakan mahasiswa.setiap melakukan aksinya turun ke jalan meneriakkan kebenaran.  itulah lagu darah juang yang menggambarkan bagaimana sikap seorang pemuda dalam menjalani kehidupan sebagai pemuda. kususnya bagi mahasiswa yang notebonenya sebagai control sosial dan mempunyai kepekaan politik untuk melihat arah kedepan bangsa ini secara ilmiah.

13 Desember 2008

ketika ketiadaan itu adalah harapan,

kosong dalam penantian, secuil harap dari sekian banyak nyawa berada dalam dekapan sistem mencengkeram setiap inchi langkah anak-anak bangsa, tumbun dan besar oleh kerakusan akan jabatan, bahkan terkadang perut penuh dengan bualan - bualan hasil dari penipuan, dengan hiburan-hiburan yang mempertontonkan tarian-tarian kemunafikan diiringi lembutnya ocehan untuk mempertahankan kekuasaan.
kita semua sadar bahkan teramat sadar untuk mengetahui diri kita sesungguhnya dan sebenarnya mahkluk apa kita.
negeri ini indah , negeri ini elok dengan kebudayaan, negri yang menawarkan mimpi, negeri kaya akan bualan,negeri ini surga bagi penguasa, negeri ini indah bagi pengusaha, negeri ini aman untuk penipuan, negeri ini damai. yachh,,negeri ini damai
tapi negeri ini bukan untuk kita, negeri ini tak menghendaki kita ada, kita lahir di negeri yang tidak menghendaki kita lahir, kebebasan udara mampu kita rasakan akan tetapi kita tak mampu menikmati kekayaan yang diberikan oleh alam negeri ini.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
>